Welcome to Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tangerang   Click to listen highlighted text! Welcome to Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tangerang Powered By GSpeech
Print

Tigaraksa, (www.kpu-tangerangkab.go.id) - Tantangan Indonesia tidak saja pemulihan ekonomi nasional, namun juga transformasi ekonomi dalam jangka menengah dan panjang yang harus dilakukan dari sekarang.  Berkaitan dengan hal tersebut, KPU Kabupaten Tangerang menggelar Penyelenggaraa Musrenbang Perubahan RPJMD Kabupaten Tangerang tahun 2019 – 2023 secara daring pada Kamis (12/8/2021).

Pada acara tersebut dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi -instansi terkait. Turut hadir dalam kegiatan tersebut mewakili KPU Kabupaten Tangerang yaitu M. Ali Zaenal Abidin selaku Ketua KPU Kabupaten Tangerang dan Kuswanto selaku Sekretaris KPU Kabupaten Tangerang.

Acara Musrenbang tersebut dibuka oleh Ahmed Zaki Iskandar selaku Bupati Kabupaten Tangerang, dalam sambutannya menyampaikan, “latar belakang pelaksanaan Musrenbang rancangan perubahan RPJMD 2019 di Kabupaten Tangerang dilaksanakan mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah” ujar Zaki.

Kemudian Zaki juga mengatakan, “Pemikiran melalui musrenbang rpjmd Kabupaten Tangerang tahun 2019 ini nantinya dapat mengakomodir berbagai macam aspirasi masyarakat mulai dari tingkat bawah yang akan diterapkan dengan kebijakan dan program pembangunan ataupun dan analisis secara teknokratik Disamping itu pula harus ada sinkronisasi dan Sinergi pembangunan yang diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan potensi daerah serta menjawab permasalahan dan kebutuhan tahun 2002 sampai dengan 2023” tutup Zaki dalam sambutannya.

Penyampaian materi pertama tentang Strategi pemulihan ekonomi daerah yang disampaikan oleh Akhmad Fauzi selaku Ketua Program Pasca Sarjana Ilmu Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University.

“Penangangan pengangguran dampak dari Covid dapat dilakukan dengan dua cara yakni Big Push memerlukan stimulus yang besar dari pemerintah dan Piecemeal yang bergerak pada kurva long tail. Produk pertanian, UMKM dan perdesaan bisa dilakukan melalui piecemeal” pungkas Akhmad Fauzi.

Materi kedua disampaikan oleh Mahdani selaku Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang menyampaikan, “Pencapaian pembangunan manusia Banten selama setahun terakhir ini di antara provinsi dalam peringkat 10 besar di Indonesia, hanya kalah dari Provinsi Bali, Kepulauan Riau dan Jawa Barat. Kondisi yang demikian ditandai oleh pertumbuhan angka IPM nya yang menempati urutan keempat” tutup Mahdani pada acara Musrenbang hari ini. - (Administrator)

Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech